MEREKATKAN BUDAYA INDONESIA DAN JEPANG MELALUI MASAKAN TRADISIONAL DALAM ACARA KONDANKAI KE-78


MEREKATKAN BUDAYA INDONESIA DAN JEPANG MELALUI MASAKAN TRADISIONAL DALAM ACARA KONDANKAI KE-78

Pada 14 Desember 2022 lalu, Sastra Jepang UNITOMO telah mengadakan event rutin setiap 4 bulan yaitu Kondankai.  Setelah dua tahun tidak diadakan karena pandemi, akhirnya kondankai bisa diadakan kembali dengan mengusung tema “インドネシアと日本の家庭料理“ atau Masakan Rumahan Indonesia dan Jepang. Acara ini dimulai dari pukul 09.30 WIB dengan pembukaan oleh ketua kondankai ke-78 di gedung F lantai 5 Universitas Dr. Soetomo. Kondankai kali ini dihadiri oleh 15 native Jepang yang tinggal di sekitar Surabaya dan 20 mahasiswa sastra Jepang Unitomo. yang tampak antusias dan senang saat mengikuti acara tersebut.

Mahasiswa sastra Jepang UNITOMO mengenalkan masakan khas Indonesia seperti gado-gado, sayur lodeh, sayur asem, tempe tahu dan telur balado. Sementara itu, para native Jepang juga mengenalkan masakan khas Jepang melalui presentasi. Beberapa masakan Jepang yang diperkenalkan yaitu  okonomiyaki (makanan yang digoreng di wajan pengorengan datar yang terdiri dari adonan tepung terigu dengan banyak topping, seperti sayuran, daging, ikan dll), dan ochazuke (makanan Jepang berupa nasi putih dengan lauk sekadarnya yang dituangi air teh hijau). Setelah presentasi, peserta melanjutkan diskusi dan berbincang mengenai masakan-masakan Indonesia dan Jepang.



 Semuanya tampak antusias dan senang saat mengikuti acara tersebut. “Seru banget, karena sudah 2 tahun tidak mengikuti kondankai jadi terasa waku-waku.” ucap Shofy salah satu mahasiswa yang turut serta dalam acara kondankai ke-78 ini. Acara diakhiri pada pukul 12:00 WIB dengan foto bersama.




 Adanya kondankai ini, Himaprodi berharap muncul rasa saling memahami mengenai budaya dan tradisi yang ada di negeri Jepang sekaligus untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dengan orang Jepang, dan mengasah kemampuan berbicara Bahasa Jepang.

Puji & Aisa

 

 

Share this Post